Apretude (cabotegravir), Upaya Pencegahan Baru Terhadap HIV

Apretude (cabotegravir) Upaya Preventif Baru

Pada 21 Desember 2021 lalu, ViiV Healthcare, Amerika mengumumkan bahwa salah satu alternatif bagi pencegahan HIV telah disetujui oleh Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan Amerika, Food and Drugs Association. FDA telah menyetujui penggunaan Apretude yang berbentuk injeksi sebagai upaya pencegahan HIV. ViiV menjelaskan bahwa Apretude dapat digunakan sebagai upaya preventif pertama yang dilakukan dengan menyuntikan kandungan obat, berbeda dari obat lain yang sebelumnya digunakan yang melalui oral. 

FDA telah menyetujui penggunaan Apretude untuk digunakan pada orang dewasa dengan minimal berat badan 35 kilogram, yang memiliki resiko besar untuk terjangkit HIV melalui aktivitas seksual, termasuk pada hubungan seksual antara laki-laki dengan laki-laki, hubungan heteroseksual yang beresiko, dan perempuan transgender yang berhubungan seksual dengan laki-laki. Namun belum diketahui apakah aman dan efektif untuk anak yang berusia dibawah 12 tahun.

Pada injeksi Apretude (cabotegravir) memiliki kandungan aktif, Apretude (cabotegravir) akan di injeksi sebanyak 600 mg sekali injeksi, yang diberikan 2 bulan sekali, sehingga tidak perlu lagi meminum pil PrEP setiap harinya. Vocabria yang merupakan golongan cabotegravir oral/tablet kemungkinan akan diberikan kira-kira satu bulan setelah masa injeksi untuk mengukur tolerabilitas Apretude (cabotegravir) pada tubuh, dan efektifitas obat tersebut terhadap virus HIV.

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum dan Saat Mendapatkan Apretude (cabotegravir)

Beberapa informasi yang harus diperhatikan bagi Apretude (cabotegravir) sebagai upaya pencegahan penularan HIV adalah:

  • Pastikan bahwa status HIV anda negatif. Karena terapi ini tidak akan efektif bagi individu yang positif HIV.Jangan sampai anda mendapatkan terapi Apretude (cabotegravir) sampai anda terkonfirmasi negatif HIV.
  • Disaat anda menerima Apretude (cabotegravir) sebagai upaya PrEP, harus dipahami bahwa Apretude (cabotegravir) tidak menghindarkan anda dari transmisi penyakit menular seksual lain. Pastikan bahwa anda mempraktekkan kegiatan seksual yang aman, dengan menggunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Menunda kehamilan dan menyusui, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai efek samping yang akan diberikan obat tersebut kepada janin, dan bayi jika ibu mendapatkan injeksi apritude. 

Siapa yang Tidak Boleh Menerima Apretude?

Seseorang tidak dapat menerima terapi injeksi Apretude jika, individu tersebut sudah dinyatakan positif oleh virus HIV, dikarenakan ODHA harus mengkonsumsi terapi lain yang lebih kuat untuk menghindari resistensi virus HIV di dalam tubuhnya.

Apretude juga tidak diperkenankan bagi individu yang belum mengetahui status HIV mereka, karena obat ini merupakan golongan obat keras yang hanya diperuntukkan untuk pencegahan potensi terjangkitnya virus HIV sebelum adanya kontak dengan HIV. 

Selain itu, Apretude juga tidak boleh digunakan pada individu yang memiliki alergi terhadap cabotegravir, cirinya adalah dengan memiliki reaksi alergi seperti ruam atau reaksi lain terkait obat-obatan yang mengandung cabotegravir

Obat ini juga dilarang bagi individu yang memiliki masalah pada organ hati, individu dengan kesehatan mental yang terganggu, ibu hamil atau ibu yang berencana untuk menjalani kehamilan. Karena belum diketahui efek samping yang akan terjadi pada ibu hamil dan janinnya. Apretude dapat tertinggal di tubuh selama 12 bulan semenjak di injeksi, sehingga sebaiknya menginformasikan kehamilan kepada tenaga kesehatan setelah menerima injeksi. Obat ini juga tidak direkomendasikan kepada ibu yang akan menyusui atau sedang menyusui, karena belum ada penelitian terkait apakah apritude dapat berpindah ke bayi melalui menyusui, dan belum diketahui efek yang akan diderita bila bayi menerimanya. (Refani Putri Shintya Fatoni)

Sumber:

Viiv Healthcare. 2021. Announces FDA Approval Of Apretude (Cabotegravir Extended-Release Injectable Suspension), The First And Only Long-Acting Injectable Option For Hiv Prevention. Retrieved from: https://viivhealthcare.com/hiv-news-and-media/news/press-releases/2021/december/viiv-healthcare-announces-fda-approval-of-apretude/

https://www.drugs.com/apretude.html

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.